Dipublikasikan pada

Apa itu ADHD?

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan gangguan perkembangan saraf yang ditandai dengan kesulitan memusatkan perhatian, hiperaktivitas, dan perilaku impulsif. Anak dengan ADHD dapat menunjukkan aktivitas berlebihan, sulit berkonsentrasi dan menyelesaikan tugas, serta bertindak atau berbicara secara tiba-tiba tanpa mempertimbangkan akibatnya. Gejala umumnya muncul di lebih dari satu lingkungan, seperti rumah dan sekolah. ADHD dapat berlanjut hingga remaja dan dewasa serta berpengaruh terhadap prestasi akademik, hubungan sosial dan keluarga, perilaku, serta kesehatan fisik dan mental. Penanganan yang tepat sejak dini penting untuk membantu mengoptimalkan perkembangan dan kualitas hidup anak.

Apa Itu Terapi Okupasi?

Terapi okupasi merupakan intervensi yang bertujuan membantu anak meningkatkan kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, seperti belajar, bermain, merawat diri, dan berinteraksi dengan lingkungan. Pada anak dengan ADHD, terapi okupasi dapat diarahkan pada kemampuan perhatian, fungsi eksekutif, pengendalian diri, keterampilan motorik, serta partisipasi dalam aktivitas sehari-hari.

Manfaat Terapi Okupasi pada Anak dengan ADHD

Terapi okupasi dapat membantu meningkatkan fungsi eksekutif, perhatian, kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari, dan partisipasi anak. Penelitian terhadap pendekatan Cognitive-Functional (Cog-Fun) menunjukkan perbaikan fungsi eksekutif dan partisipasi pada anak dengan ADHD. Penelitian terbaru mengenai Ayres Sensory Integration juga menunjukkan peningkatan fungsi sensorimotor, perhatian, regulasi emosi, dan partisipasi.

Prosedur Terapi Okupasi pada Anak dengan ADHD

Terapi biasanya diawali dengan evaluasi kemampuan dan kesulitan anak, kemudian dilanjutkan dengan penetapan tujuan terapi yang sesuai kebutuhan. Intervensi dapat berupa latihan fungsi eksekutif melalui permainan dan aktivitas sehari-hari, aktivitas sensorimotor, serta strategi untuk meningkatkan kemampuan anak dalam menjalankan aktivitas di rumah maupun sekolah. Durasi dan frekuensi terapi disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak. Sebagai contoh, penelitian Cog-Fun menggunakan 10 sesi mingguan, sedangkan penelitian Ayres Sensory Integration menggunakan tiga sesi per minggu selama 10 minggu.

Efek Samping Terapi Okupasi pada Anak dengan ADHD

Terapi okupasi pada umumnya tidak menimbulkan efek samping seperti terapi farmakologis. Namun, aktivitas tertentu, khususnya yang melibatkan stimulasi sensorik atau aktivitas fisik, dapat menyebabkan kelelahan, ketidaknyamanan, atau overstimulasi apabila tidak disesuaikan dengan kondisi anak. Oleh karena itu, terapi perlu diberikan oleh terapis okupasi yang kompeten dan disesuaikan dengan kebutuhan serta respons masing-masing anak. Bukti mengenai keamanan dan efektivitas juga perlu dipertimbangkan berdasarkan jenis terapi yang digunakan.

 

Himbauan Dokter Spesialis RSUD Bhakti Dharma Husada

“ADHD pada anak merupakan masalah yang serius dan perlu perhatian ekstra. Saya mengimbau orang tua untuk memahami bahwa setiap anak dengan ADHD memiliki kebutuhan yang berbeda. Terapi okupasi dapat menjadi bagian dari rehabilitasi untuk membantu meningkatkan kemampuan anak dalam mempertahankan perhatian, mengatur aktivitas, mengembangkan keterampilan motorik, serta menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih optimal. Terapi ini bukan bertujuan untuk membuat anak menjadi lebih diam, melainkan membantu anak mengembangkan kemampuan fungsional dan kemandiriannya. Saya juga mengingatkan orang tua untuk memberikan dukungan secara konsisten dan tidak membandingkan perkembangan anak dengan anak lainnya. Jika ADHD mulai mengganggu aktivitas anak di rumah, sekolah, atau lingkungan sosial, konsultasikan dengan dokter dan tenaga kesehatan terkait agar anak mendapatkan evaluasi dan program terapi yang sesuai.” – dr. Mira Saraswita Kumala, Sp.KFR (Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RSUD BDH)

 

Anak dengan kondisi ADHD memerlukan perhatian ekstra dan penanganan oleh para ahli. Pelaksanaan terapi okupasi pada anak dengan kondisi ADHD merupakan salah satu solusi yang dapat dipilih oleh orang tua. Penanganan secara dini akan memberikan hasil yang terbaik untuk tumbuh kembang anak dengan kondisi ADHD di masa mendatang.

Sumber : dr. Mira Saraswita Kumala, Sp.KFR (Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RSUD BDH)

Editor : Dwi Kurnia Puspitasari, S.KM & Fakhri As-shiddiqy, S. KM  (Tim PKRS RSUD BDH)

 

Referensi

  • Apa Itu ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)? (n.d.). Https://Keslan.Kemkes.Go.Id/View_artikel/3232/Apa-Itu-Adhd-Attention-Deficit-Hyperactivity-Disorder.
  • Hahn-Markowitz, J., Berger, I., Manor, I., & Maeir, A. (2020). Efficacy of Cognitive-Functional (Cog-Fun) Occupational Therapy Intervention Among Children With ADHD: An RCT. Journal of attention disorders24(5), 655–666. https://doi.org/10.1177/1087054716666955
  • Hahn-Markowitz, J., Berger, I., Manor, I., & Maeir, A. (2017). Impact of the Cognitive-Functional (Cog-Fun) Intervention on Executive Functions and Participation Among Children With Attention Deficit Hyperactivity Disorder: A Randomized Controlled Trial. The American journal of occupational therapy : official publication of the American Occupational Therapy Association71(5), 7105220010p1–7105220010p9. https://doi.org/10.5014/ajot.2017.022053
  • Kaplan Kılıç, B., Bumin, G., Öğütlü, H., & Türkçapar, M. H. (2026). Comprehensive Effects of Occupational Therapy Using Ayres Sensory Integration® in Children With ADHD: A Randomized Controlled Trial. The American journal of occupational therapy : official publication of the American Occupational Therapy Association80(1), 8001185020. https://doi.org/10.5014/ajot.2025.051083
  • Piller, A., Glennon, T. J., Andelin, L., Auld-Wright, K., McHugh Conlin, J., Teng, K., & Tarver, T. (2026). Occupational Therapy Interventions Using Ayres Sensory Integration® for Children and Youth (2015-2024): A Systematic Review. The American journal of occupational therapy : official publication of the American Occupational Therapy Association80(1), 8001185030. https://doi.org/10.5014/ajot.2025.051130

© 2025 - RSUD Bhakti Dharma Husada
Crafted with ♥️ by IT & PKRS RSUD BDH

Untuk Kegawatdaruratan       031-7404444