Pernahkah Sobat BDH menerima hasil pemeriksaan laboratorium dan langsung bertanya-tanya, “Angka-angka ini maksudnya apa, ya?”

Di balik lembar hasil lab yang penuh angka itu, sebenarnya tersimpan cerita tentang bagaimana tubuhmu bereaksi terhadap gaya hidupmu sehari-hari, mulai dari pola makan, aktivitas fisik, hingga kebiasaan istirahat. Serta di balik proses itu, ada sosok dokter spesialis yang menganalisis semuanya dengan cermat, yaitu Dokter Spesialis Patologi Klinis.

Menurut dokter Spesialis Patologi Klinis RSUD Bhakti Dharma Husada, hasil pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan asam urat adalah cerminan langsung dari kebiasaan kita sehari-hari. Berikut gambaran umum hasil pemeriksaan laboratorium dan kategorinya :

Pemeriksaan Nilai Normal Kategori Tinggi Catatan
Kolesterol Total < 200 mg/dL ≥ 240 mg/dL Perhatikan pola makan, hindari lemak jenuh
HDL (Kolesterol Baik) ≥ 40 mg/dL (pria) / ≥ 50 mg/dL (wanita) < 40 mg/dL Perbanyak olahraga, kurangi rokok
LDL (Kolesterol Jahat) < 130 mg/dL ≥ 160 mg/dL Hindari gorengan dan makanan cepat saji
Trigliserida < 150 mg/dL ≥ 200 mg/dL Kurangi konsumsi gula dan alkohol
Gula Darah Puasa 70–99 mg/dL ≥ 126 mg/dL Risiko diabetes meningkat
Gula Darah 2 Jam Setelah Makan < 140 mg/dL ≥ 200 mg/dL Waspadai pola makan manis berlebih
Asam Urat 3,5–7 mg/dL (pria), 2,6–6 mg/dL (wanita) > 7 mg/dL (pria)/ > 6 mg/dL (wanita) Batasi jeroan, daging merah, dan seafood

Angka-angka di atas menjadi panduan awal. Jika hasilmu di luar batas normal, konsultasikan dengan dokter agar dapat interpretasi sesuai kondisi tubuhmu.

Peran Dokter Patologi Klinis bukan sekadar membaca hasil angka, tetapi memastikan bahwa setiap data yang keluar benar – benar mencerminkan kondisi tubuh pasien.
Mereka memeriksa kualitas sampel, alat, hingga faktor yang bisa memengaruhi hasil, seperti waktu pengambilan darah, obat yang sedang dikonsumsi, atau pola makan sebelum pemeriksaan.
Selain itu, mereka juga memberikan interpretasi klinis agar hasil laboratorium bisa digunakan secara tepat oleh dokter penanggung jawab pasien. Dengan kata lain, Spesialis Patologi Klinis adalah “detektif kesehatan” yang mencari tahu apa yang benar-benar sedang terjadi di tubuh kita.

Jika hasil laboratoriummu menunjukkan angka kolesterol, gula darah, atau asam urat yang mulai meningkat, tetap tenang dan jangan langsung cemas. Angka itu justru peringatan lembut dari tubuh agar kita mulai berubah. Berikut tips sederhana dari dokter Spesialis Patologi Klinis RSUD BDH:

  • Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan air putih
  • Batasi makanan tinggi lemak, daging merah, dan gorengan
  • Kurangi gula, rokok, dan minuman bersoda
  • Rutin olahraga minimal 30 menit setiap hari
  • Tidur cukup dan kelola stres dengan baik
  • Periksa laboratorium secara berkala, minimal setahun sekali

“Hasil laboratorium bukan hanya angka di kertas, tapi pesan dari tubuh kita sendiri. Jangan tunggu gejala muncul baru periksa. Cegah lebih awal, karena deteksi dini bisa menyelamatkan banyak hal termasuk masa depan kesehatan kita. Hasil laboratorium ibarat cermin yang jujur, ia menunjukkan apakah pilihan hidup kita sudah seimbang atau belum. Dengan mengenal hasil pemeriksaan dan memahami maknanya, kita bisa mulai memperbaiki pola hidup sebelum penyakit datang. Karena pada akhirnya, menjaga kesehatan bukan tentang menunggu sakit, tapi tentang memahami tubuh sebelum ia berteriak. ujar dr. Janti Tri Habsari,Sp.PK, Dokter Spesialis Patologi Klinis RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya.

Yuk Sobat BDH, periksa kolesterol, gula darah, dan asam uratmu secara berkala karena langkah kecil hari ini bisa jadi awal masa depan yang lebih sehat dan hebat!

Sumber           : dr. Janti Tri Habsari,Sp.PK

Editor               : Dwi Kurnia Puspitasari, S.KM (Tim PKRS RSUD BDH)

DAFTAR PUSTAKA

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Interpretasi Hasil Laboratorium Dasar. Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan.
  2. PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia). (2022). Panduan Tatalaksana Dislipidemia di Indonesia.
  3. ADA (American Diabetes Association). (2024). Standards of Care in Diabetes — 2024.
  4. Mayo Clinic. (2024). Cholesterol levels: What numbers should you aim for?
  5. WHO (World Health Organization). (2023). Noncommunicable Diseases: Risk Factors and Laboratory Indicators.
  6. National Institutes of Health (NIH). (2023). Uric Acid Test: What the Results Mean.

© 2025 - RSUD Bhakti Dharma Husada
Crafted with ♥️ by IT & PKRS RSUD BDH

Untuk Kegawatdaruratan       031-7404444